5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei "90 persen telah tiada ". Trump juga mengatakan bahwa para komandan militer tertinggi Iran telah tewas akibat perang.
Dalam wawancara dengan media AS Fox News, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa , Trump kembali mengatakan bahwa kemampuan militer Iran telah sangat melemah.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa :
- Trump Resmi Beri Tahu Kongres AS soal Perang Iran Berlanjut
Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres AS bahwa Pentagon telah melanjutkan serangan terhadap Iran.
Dalam surat kepada Kongres pada 10 Juli, Trump mengatakan serangan dimulai pada 7 Juli dan merupakan "tindakan militer yang konsisten dengan tanggung jawab saya untuk melindungi warga Amerika dan kepentingan Amerika Serikat, baik di dalam maupun luar negeri", demikian laporan media-media AS, CBS dan Politico.
Dilansir Al-Jazeera, Selasa , surat tersebut menggambarkan serangan terbaru AS sebagai "terbatas, terukur, direncanakan, dan dilaksanakan dengan cara yang dirancang untuk meminimalkan korban sipil".
- Panas! Houthi Kirim Rudal ke Arab Saudi Usai Serangan ke Bandara Yaman
Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres AS bahwa Pentagon telah melanjutkan serangan terhadap Iran.
Dalam surat kepada Kongres pada 10 Juli, Trump mengatakan serangan dimulai pada 7 Juli dan merupakan "tindakan militer yang konsisten dengan tanggung jawab saya untuk melindungi warga Amerika dan kepentingan Amerika Serikat, baik di dalam maupun luar negeri", demikian laporan media-media AS, CBS dan Politico.
Dilansir Al-Jazeera, Selasa , surat tersebut menggambarkan serangan terbaru AS sebagai "terbatas, terukur, direncanakan, dan dilaksanakan dengan cara yang dirancang untuk meminimalkan korban sipil".
- Presiden Brasil Kritik Tarif 20% Trump di Hormuz: Pembajakan!
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengkritik pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, bahwa AS berencana untuk mengenakan tarif 20 persen pada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.
"Dulu, itu disebut pembajakan," kata Lula dalam pidato yang disampaikan di Sao Paulo, Brasil, pada hari Senin waktu setempat.
"Negara besar seperti Amerika Serikat, yang saya yakini telah lama memerangi pembajakan, tidak bisa menjadi bajak laut sendiri sekarang," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Selasa .
- Iran Ejek Tarif Trump di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Tinggi!
Pemerintah Iran menanggapi ancaman tarif sebesar 20 persen di Selat Hormuz yang baru saja dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran mengejek dengan menyebut tarif 20 persen terlalu tinggi.
Otoritas Iran bahkan menambahkan bahwa mereka akan mematok tarif yang lebih rendah untuk perlintasan aman di jalur perairan strategis tersebut.
Komentar itu, seperti dilansir Anadolu Agency dan First Post, Selasa , disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menanggapi pernyataan terbaru Trump yang mengancam akan mengenakan tarif besar terhadap semua kargo yang diangkut melalui Selat Hormuz.
- Trump Bilang Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Tiada
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei "90 persen telah tiada ". Trump juga mengatakan bahwa para komandan militer tertinggi Iran telah tewas akibat perang.
Dalam wawancara dengan media AS Fox News, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa , Trump kembali mengatakan bahwa kemampuan militer Iran telah sangat melemah.
"Mereka tidak memiliki Angkatan Laut. Mereka tidak memiliki Angkatan Udara. Semuanya sudah lenyap. Pertahanan anti-pesawat mereka sudah musnah. Para pemimpin mereka semuanya telah tewas," ujar Trump dalam wawancara tersebut.
Simak Video 'Trump Blokade Selat Hormuz-Pasang Tarif 20%: Kita Melindungi Qatar cs':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Yusril Sebut KUHAP Baru Jadi Alasan Belum Ditahannya Febrie Adriansyah
Selanjutnya: Hasil Voting Media Spanyol, Dunia Berpihak pada La Roja Dibanding Argentina
Artikel Terkait
- Polres Bogor Bongkar 2 Gudang Besar Obat Keras, Lebih dari 1 Juta Butir Disita
- Pembebasan Lahan Bendungan Bagong di Trenggalek Capai 97,75 Persen, Sisa 41 Bidang
- Adik Keisya Levronka Ungkap Kondisi Pascainsiden Jatuh dari Lantai 6: Masih Terhambat Beraktivitas
- Beras Termahal di Dunia Ada di Jepang, Capai Rp 1,8 Juta per Kg
- Trump Sebut Bakal Beri Tarif ke Kanada Gara-gara Asap Kebakaran Hutan
- [KLARIFIKASI] Konten AI, Suporter Norwegia Lakukan "Viking Row" di Conveyor Bandara
- Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Rp 14,2 Miliar Kasus Pinjol ke Kas Negara
- Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih
