Eri Cahyadi Cari Pelaku Pungli ke Pedagang CFD di Surabaya

Menurut Eri, perempuan yang diduga melakukan pungutan liar tersebut sudah tidak lagi beraksi.
Koordinasi dengan Polisi
Meski demikian, Pemerintah Kota Surabaya masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari keberadaannya.
"Kami bekerja sama terus dengan Siber di Polda Jatim, juga di Polres untuk terus mencari. Karena saya tidak mau lagi ada pungutan-pungutan liar di Kota Surabaya," ujarnya.
Eri meminta perempuan tersebut menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya berharap umi-umi, njenengan di mana saja ayo bertemu. Jadi setelah menarik ya harus bisa mempertanggungjawabkan. Saya tidak mau lagi ada uang (tarikan) itu," katanya.
Ia kembali menegaskan bahwa seluruh pedagang dapat berjualan di CFD tanpa dipungut biaya.
"Tidak ada yang namanya pedagang-pedagang itu berbayar, karena posisi ini adalah gratis. Saya berharap juga pedagang kalau sudah selesai, mohon dibersihkan," ujarnya.
Sebelumnya: Kasus Dugaan Teror di Rumah Dinas Wabup Deli Serdang, Hasil Labfor Diumumkan Senin
Selanjutnya: Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
Artikel Terkait
- KPK Dalami Tujuan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
- 7 Fakta Anak Angkat Bunuh Ayah di Nganjuk, Dendam Pola Asuh Keras Sejak Kecil
- Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
- Bentangkan Spanduk Falkland Usai Kalahkan Inggris, Argentina Terancam Disanksi FIFA
- Prilly Latuconsina Liburan ke Kalibiru, Angin Segar untuk Wisata Kulon Progo
- Jejak Prestasi Indonesia di China Open, Warisan Candra/Sigit dan Minions
- Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi
- Panglima Klaim TNI Dukung 55,24 Persen Target Produksi Beras Nasional 2026
