Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil

Dok. Jdpower.com Ilustrasi baterai solid state
China sendiri mulai mempercepat komersialisasi teknologi ini melalui penerapan standar baru baterai solid-state yang mulai berlaku pada Juli 2026.
Namun, pelaku industri masih bersikap hati-hati. Chairman CATL Robin Zeng menyebut baterai solid-state masih menghadapi tantangan besar dalam proses manufaktur sehingga membutuhkan waktu sebelum benar-benar siap diproduksi dalam jumlah besar untuk kendaraan listrik.
Dengan kata lain, tantangan utama baterai solid-state saat ini bukan lagi membuktikan ketahanannya, melainkan bagaimana memproduksinya secara massal dengan biaya yang terjangkau bagi industri otomotif.
Sebelumnya: Panen Raya Bersama TNI, Prabowo Sapa-Salam Petani Tebu di Malang
Selanjutnya: BMKG: Gempa M 7,3 Meksiko Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
Artikel Terkait
- Serangan AS ke Iran Masuki Hari ke-9, Hormuz Terus Memanas
- Darurat Emisi, Denpasar Belajar dari Jakarta Demi Selamatkan Ekologi
- Investasi Makin Diminati Anak Muda, Ini Pentingnya Memahami Risiko
- Truk Molen Nyangkut di Kolong Jembatan Matraman, Sudah Dievakuasi
- Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
- Pemobil di Chili Tabrak Kerumunan Festival, 6 Orang Tewas
- PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan
- 10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Kekeringan, 22.065 Jiwa Kesulitan Air Bersih
