Hadapi Kekeringan Dampak El Nino, Cak Imin Singgung Pola Irigasi dan Kesehatan

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyoroti fenomena kekeringan akibat El Nino yang mulai dirasakan di berbagai wilayah Indonesia.
Hal itu disampaikan Cak Imin di sela kunjungannya ke Pelatihan Relawan Tanggap Bencana Sigap Bangsa di Pusdiklat BNPB Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Cak Imin, dampak El Nino tak hanya dirasakan di Indonesia dan Asia, tetapi juga melanda Eropa dan Amerika dengan suhu panas yang melebihi tahun-tahun sebelumnya.
"El Nino ini telah kita rasakan bukan hanya di Indonesia atau Asia, bahkan di Eropa dan Amerika juga mengalami kekeringan yang panas yang melebihi setiap sebelumnya," ujar Menko yang juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Dia menekankan, kondisi tersebut harus diantisipasi dengan pola irigasi yang memadai, terutama di sektor pangan.
Tak hanya itu, Cak Imin menyebut bahwa aspek kesehatan turut menjadi perhatian dalam menghadapi kekeringan akibat El Nino.
"Antisipasinya harus juga pada aspek kesehatan, kesehatan ini juga akan ada waspada untuk menghadapi El Nino hingga September," katanya.
Cak Imin memperkirakan, dampak El Nino masih akan berlangsung hingga September mendatang. Karena itu, kewaspadaan perlu terus dijaga dalam kurun waktu tersebut.
Dia menegaskan, antisipasi kekeringan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama antara masyarakat, pemerintah daerah, hingga Kementerian Pertanian.
"Kekeringan ya tentu masyarakat dan pemerintah daerah juga Kementerian Pertanian," ujarnya, saat ditanya soal pihak yang perlu dilibatkan dalam mengantisipasi kekeringan.
Cak Imin juga memastikan, tim penanggulangan bencana yang telah dibentuk siap dikerahkan kapan pun dibutuhkan, termasuk untuk menghadapi ancaman kekeringan.
"Pasti, harus, tim ini siap setiap saat," pungkasnya.
Sebelumnya: Menteri Muslim Singapura Mundur Gegara Interaksi Online dengan Perempuan
Selanjutnya: Krisis Murid Baru SD Negeri di Jateng dan DIY, Pakar Sebut Penduduk Usia Muda Terus Menurun
Artikel Terkait
- Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
- Followers Instagram Hotman Paris Turun Usai Bela Febrie Ardiansyah
- INFOGRAFIK: Hoaks Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Simak Bantahannya
- Kebiasaan Tidur Sehat Bisa Bikin Perempuan Hidup 2,4 Tahun Lebih Lama
- 5.000 Batang Ganja di Temukan di Yahukimo Papua, Pelaku Diburu
- Jembatan dari Brimob untuk Mereka yang Terlupakan
- Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Dunia Industri
- Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
