Kerangka Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Pasir Pantai Lampung Selatan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang mencari kayu di sekitar pesisir pantai.
Warga kemudian melaporkan penemuan itu kepada Kepala Desa Legundi. Informasi selanjutnya diteruskan kepada Camat Ketapang dan Posko Damkar Ketapang.
Rully mengatakan, personel berangkat dari Posko Damkar Ketapang sekitar pukul 11.30 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 11.45 WIB.
Jenazah dievakuasi ke rumah sakit
Menurut Rully, saat ditemukan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut sehingga identifikasi secara visual sulit dilakukan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, kondisi jenazah sudah dalam keadaan tinggal kulit dan kerangka sehingga cukup sulit dilakukan identifikasi secara visual," ujarnya.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk keperluan identifikasi dan autopsi.
"Untuk kepentingan identifikasi dan penyidikan, jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda guna dilakukan autopsi. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini," kata Rully.
Hingga Sabtu sore, identitas korban maupun penyebab kematiannya belum diketahui. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut sambil menunggu hasil pemeriksaan medis.
Sebelumnya: DPRD Surabaya Dukung Penataan PKL di Surabaya, Dorong Langkah Humanis
Selanjutnya: Penampakan Tersangka TPPU Asabri Don Ritto Pakai Rompi Pink Masuk Mobil Tahanan Kejagung
Artikel Terkait
- Dihuni Cuma 350 Orang, Flam Desa Surga di Balik Keajaiban Film Frozen
- Koperasi Bisa Kelola Tambang, Dinas ESDM Jatim Sebut Perizinan Tetap di Pusat
- Iran Serang Bahrain, Klaim Hancurkan Pusat AI dan Fasilitas Drone AS
- Tak Mau Salahkan Masa Lalu, Davina Karamoy: Memang Sudah Takdirnya
- Eks Dirjen Pajak Kritik Kenaikan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bogor
- Kronologi Status Eks Jampidsus Febrie: Siang Disebut Saksi, Malam Ditegaskan Tersangka
- Fadia Arafiq Segera Disidang di Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing
- Anomali Banjir di Tengah Kemarau
