Pabrik Sandal Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Hitam Membubung Tinggi

Pabrik sandal di Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Jawa Tengah, terbakar hebat. Lima mobil pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Karanganyar diterjunkan untuk memadamkan api.
Dilansir detikJateng, Minggu , api tampak membakar sisi barat pabrik. Kepulan asap hitam membubung tinggi.
Mobil pemadam kebakaran dari beberapa kabupaten sekitar juga dikerahkan membantu pemadaman api. Kapolsek Kebakkramat, Iptu Marindra Prasya, mengatakan peristiwa kebakaran dilaporkan oleh pihak keamanan pabrik sekitar pukul 08.45 WIB.
"Ada laporan dari sekuriti PT Porto, yaitu pabrik sandal di Kebakkramat. Ada percikan api di sisi barat gedung tempat pembuatan sandal," kata Marindra.
Dia mengatakan api diduga berasal dari gudang produksi dan penyimpanan bahan baku. Dia menduga ada percikan api di tempat penyimpanan biji plastik.
"Ada percikan api di atas gedung pembuatan maupun penyimpanan biji plastik. Yang terbakar bagian gudang, yaitu tempat pembuatan sandal dan penyimpanan biji plastik untuk bahan baku," jelasnya.
Simak selengkapnya di sini.
Lihat juga Video: Kebakaran Hebat Melanda Pabrik Sandal di Medan
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kasus Asusila Anak Meningkat di Madura, Khofifah Minta Sekolah Batasi Penggunaan "Gadget"
Selanjutnya: Polisi Terluka Saat Amankan Terduga Pencuri Motor dari Amukan Massa di Bogor
Artikel Terkait
- Usut Korupsi RS Gambut, Kejari Geledah Dinkes Banjar Selama 8 Jam
- Lawan Narkoba lewat Kearifan Lokal, Sekda Tulang Bawang Ferli Yuledi Raih Gelar Doktor di Unila
- Penggeledahan Hampir 8 Jam di Kantor Dinkes Banjar, Penyidik Kejari Bawa 48 Dokumen dan Komputer
- Menteri Pigai: Masyarakat Adat Hari Ini Menderita, karena Negara Belum Mengakui
- Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka
- Niat Tolong Korban Kecelakaan, Seorang Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Truk di Bangkalan
- Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya
- Pascaledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Akan Jalani Sisa Pendidikan di Sekolah Lain
