Kunjungi Padang, Dedi Mulyadi Pilih Naik Taksi Dibanding Mobil Dinas

Dedi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), tiba di Auditorium UNP sekitar pukul 09.50 WIB mengenakan pakaian serba putih yang dipadukan dengan totopong atau ikat kepala khas Sunda.
Setibanya di lokasi, ia menyapa dan berbincang dengan sejumlah kader KAHMI sebelum memasuki ruang acara.
Hanya hadiri Muswil KAHMI
Dedi mengatakan tidak memiliki agenda lain selama berada di Sumatera Barat selain menghadiri pembukaan Muswil VII KAHMI.
Ia mengaku akan langsung kembali ke Jawa Barat setelah menghadiri kegiatan tersebut.
"Habis ini pulang lagi jam 11.00 WIB," ujarnya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan agenda tambahan di Padang, Dedi menegaskan tidak ada kegiatan lain.
"Tidak ada kegiatan lain, hanya hadir untuk ini," katanya.
Soroti pembangunan berbasis pariwisata dan budaya
Muswil VII KAHMI Sumatera Barat diikuti ratusan kader KAHMI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Fauzi Bahar, serta Rektor Universitas Negeri Padang beserta jajaran.
Dalam kesempatan itu, Dedi menyampaikan pandangannya mengenai arah pembangunan daerah.
Menurut dia, sektor pariwisata dan kebudayaan perlu dikembangkan tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
Ia juga mengingatkan agar daerah tidak bergantung pada eksploitasi sumber daya alam sebagai penopang utama pembangunan.
Sebelumnya: Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam 6 Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti
Selanjutnya: Kronologi Petugas Bongkar Bagasi Bus DAMRI di Bakauheni, Temukan 977 Burung Liar Tanpa Dokumen
Artikel Terkait
- KPK Dalami Tujuan Bupati Kuansing Beri Amplop ke Menhut Raja Juli
- Penampakan Rumah Warga di Depok Usai Diteror Tetangga, Pagar Rusak
- Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
- PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf
- Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi
- Prabowo Terkesan CEO Inpex Bisa Bahasa Indonesia: Tak Banyak yang Mau Belajar
- Bicara Program CKG, Prabowo Ungkap Banyak Rakyat yang Sakit Gigi
- Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan
