Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi

Yusufian mengatakan, ketiga orang yang dilaporkannya ke polisi tersebut diduga sebagai pihak yang meminta sejumlah uang kepada warga agar bisa berjualan di SWK Tambak Wedi.
“Saat kita mendata pas Pak Wali sidak, enggak ada yang melampirkan bukti transfer, mungkin tunai. Keterangannya itu lisan saja, jadi yang disertakan (saat lapor) kesaksian itu,” jelasnya.
Saat ini, kata Yusufian, proses hukum terkait laporannya tersebut masih terus berjalan. Sejumlah pihak juga telah dipanggil untuk memberikan keterangannya.
“Pemanggilan para pihak, kalau saya sudah, terus kemarin para korban juga sudah kayaknya. Kalau nantinya ditahan ya sudah konsekuensi hukum, pembuktian di jalur hukum saja,” ujarnya.
Yusuf berharap, proses hukum yang menyangkut namanya tersebut bisa segera dituntaskan. Sebab, nama baiknya sudah tercemar akibat dugaan pungutan liar (pungli) SWK.
Yusufian mengaku tidak mengetahui pungli yang dilakukan kepada calon pedagang itu. Pihak paguyuban yang menaungi tidak pernah bercerita terkait itu.
“Harapan saya segera diputuskan, ditemukan siapa yang benar dan salah, itu bisa memulihkan nama baik saya. Karena di medsos tidak ada inisial langsung nama lengkap, wajah saya disorot,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Eri Cahyadi mencopot Yusufian dari jabatannya sebagai Lurah Tambak Wedi setelah adanya laporan praktik jual beli stan pedagang di SWK. Yusufian dinilai lalai karena tidak mengawasi praktik jual beli stan SWK Tambak Wedi.
Sebelumnya: Proyek Abadi LNG Masela Diproyeksi Pangkas Kemiskinan Tanimbar Jadi 18,87 Persen
Selanjutnya: Diduga Gondol Motor Trail Honda CRF, Pria di Mamuju Kabur ke Hutan dan Tinggalkan Kendaraan Curian
Artikel Terkait
- Perampokan Sadis di Kaltim, Suami Diikat-Istri Diperkosa Pelaku
- Perjuangan Bocah Kembar Siam Subang Mengenyam Pendidikan, Ceria Jalani Hari Pertama Sekolah
- Teror Tetangga Tak Sudah-sudah Bikin Warga Depok Putuskan Jual Rumah
- Komisi III DPR Usul Kejagung Bentuk Tim Independen Usut Kasus yang Jerat Febrie
- BPJPH Tegaskan Visi Besar Prabowo Jadikan Halal Kekuatan Ekonomi Dunia
- BPBD Ungkap Kekeringan di Sukabumi Sebabkan 4 Kecamatan Krisis Air Bersih
- Bio Farma Luncurkan Vaksin Demam Tifoid, Bisa Diberikan Mulai Usia 6 Bulan
- Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata
