Detik-detik Ekskavator Tercebur ke Kali Cakung Lama Jakut, Operator Sempat Hindari Kanopi Rumah

"Nah di situ (titik excavator terjatuh) kan ternyata (bagian kerukan) terhalang sama kanopi (rumah) tuh," ujar Baharudin saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin (20/7/2026).
Menurut Baharudin, operator kemudian mengangkat lengan ekskavator ke arah belakang agar tidak mengenai kanopi. Namun, sesaat setelah itu, alat berat tersebut justru bergerak mundur hingga tergelincir dari ponton.
"Jadi begitu dia yang pas di ujungnya bengkokan gitu kan, karena terhalang kanopi, diangkat (ke arah belakang) sama dia, dilepas. Terjadilah dia langsung mundur gitu," ujarnya.
Ia mengungkapkan, ekskavator sempat tersangkut di badan jalan sebelum akhirnya tercebur ke kali.
"Tadinya mah, sebelum dia nyemplung tuh, sempat nyangkut (ke jalan) tuh. Jadi pas begitu dia usaha lagi kan, datang bantuan tuh yang beko (ekskavator) kecil, untuk nahan di sini nih, ternyata nggak kuat nahan karena terlalu berat," ungkap dia.
Baharudin mengaku sempat terkejut karena suara benturan saat ekskavator jatuh terdengar cukup keras.
"Ya kalau kaget sih pasti. Ya kayak gitu, jeblung, gitu kan," tuturnya.
Sementara itu, warga lain yang meminta identitasnya disamarkan dengan nama Latif menduga insiden tersebut terjadi karena ponton yang digunakan kurang stabil.
"Susah itu pontonnya satu-satu. Engga stabil jadinya jatuh ke belakang," ujar Latif.
Hingga Senin sore, ekskavator tersebut belum berhasil dievakuasi. Menurut Latif, proses pengangkatan diperkirakan baru dilakukan pada Senin malam menggunakan alat berat.
"Makanya dari pikir saya semalam (dievakuasi). Malam ini sih katanya diangkat. Harus pakai crane itu mah, besar soalnya," tambah dia.
Sebelumnya diberitakan, satu unit ekskavator tercebur ke aliran Kali Cakung Lama di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (19/7/2026).
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Senin sore, ekskavator masih terjebak di aliran kali dan belum dievakuasi.
Kondisi ekskavator tampak miring dengan sebagian badan alat berat tersebut tenggelam di dalam air. Dua ponton baja yang semula menjadi pelampung ekskavator juga terlihat dalam posisi miring.
Selain itu, sebagian badan jalan di belakang posisi ekskavator tampak mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Sebelumnya: Kecelakaan Motor vs Truk di Lombok Tengah, Tiga Anak di Bawah Umur Meninggal
Selanjutnya: Berlaku Agustus 2026: Daftar PT Perorangan untuk UMK Bayar Tarif Rp 50.000
Artikel Terkait
- KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Pajak Banjarmasin
- Pemerintah Buka Peluang Pelibatan Kantin di Program MBG
- Karut-Marut Ganti Rugi Bendungan Temef: Hak Ulayat Diklaim Sepihak, Arsip Desa Diduga Raib
- Resep Telur Puyuh Kecap Ala Korea, Lauk Sederhana dengan Bumbu Meresap
- Polda Riau Siapkan Pengamanan Riau Bhayangkara Run, Tekankan Green Policing
- Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
- Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Rp 14,2 Miliar Kasus Pinjol ke Kas Negara
- Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Bekasi karena TKP Sepi dan Tanpa CCTV
