Pertamina Bantah Ada Mogok dan PHK Massal Sopir Tangki BBM di Medan, Ungkap Penyebab Antrean SPBU

"Tidak dalam konteks PHK massal, ya. Jadi, ada beberapa yang dilakukan pembinaan sopir-sopir mobil tangki yang kurang perform, kemudian ada beberapa yang secara performance-nya tidak memenuhi persyaratan, itu yang kami lakukan penyesuaian," lanjutnya.
Kondisi operasional Pertamina disebut Sunardi masih berjalan dengan baik.
Namun, secara ritase diakuinya ada mengalami penurunan.
"Makanya itu, kami back-up dengan penambahan mobil tangki spot carter plus dengan mendatangkan awak mobil tangki tambahan dari daerah lain," ucap Sunardi.
Ia mengatakan bahwa kini sudah ada 41 perbantuan yang sudah didatangkan ke Sumbagut.
Pertamina juga mengaku menambah tonase mobil tangki.
"Untuk melancarkan distribusi mobil tangki, kami juga di-back-up oleh kawan-kawan dari TNI, dari Bekang, yang punya kemampuan nyetir juga. Nah, ini untuk memastikan perputaran mobil tangki supaya cepat balik ke depo," ucapnya.
Sunardi menambahkan bahwa hal-hal tadi merupakan upaya-upaya mempercepat pemulihan suplai di SPBU. Dia berharap masyarakat tidak panic buying.
"Kami akan berupaya untuk segera memulihkan stok yang ada di SPBU," ujarnya.
Sebelumnya: Tampang Abang yang Challenge Bocah Depok Makan Cabai-Masuk Freezer
Selanjutnya: Sembilan Kabupaten di Sumsel Siaga Karhutla, Musi Rawas Terbaru
Artikel Terkait
- Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon
- Kerugian JPO Tendean Miliaran Rupiah, Pemprov DKI Colek Perusahaan Pemilik Truk
- Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
- Kajian Teknis Pelican Crossing di JPO Tendean yang Ditabrak Truk Segera Rampung
- Ditodong Senjata Api Mainan, Resepsionis Hotel di Batang Melawan dan Buat Begal Kabur
- Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'
- Tak Sekadar Naik Perahu, Wisatawan Bisa Mendengar Kisah Waduk Sermo dari Atas Kapal
- Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan
