Jepang Akan Operasikan Kereta Hidrogen Hybrid Pertama pada 2027

Konsep kereta Hybari yang ramah lingkungan
Kereta bernama Hybari ini menggunakan teknologi hydrogen hybrid, yakni menggabungkan fuel cell (sel bahan bakar hidrogen) dan baterai penyimpanan sebagai sumber tenaga.
Listrik untuk menggerakkan kereta dihasilkan melalui reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen. Proses tersebut tidak menghasilkan emisi karbon dioksida (CO₂), sehingga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan kereta berbahan bakar diesel.
Dalam sekali pengisian hidrogen, kereta Hybari mampu menempuh jarak sekitar 70 kilometer.
JR East telah melakukan uji coba kereta Hybari sejak 2022 untuk menguji performa serta kestabilan operasionalnya sebelum digunakan secara komersial.
Pengembangan kereta ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan sekaligus mengurangi emisi karbon dari layanan transportasi kereta api di Jepang.
Jika berjalan sesuai rencana, Hybari akan menjadi kereta hidrogen hybrid pertama yang beroperasi secara komersial di Jepang, sekaligus menandai langkah baru negara tersebut dalam menghadirkan moda transportasi yang lebih berkelanjutan.
Sebelumnya: Eddy Soeparno Dukung Implementasi B50 Perkuat Kemandirian Energi RI
Selanjutnya: Perkembangan AI Ancam Target Energi Bersih Perusahaan Raksasa Teknologi
Artikel Terkait
- MPR Gelar Sarasehan di Pekanbaru, Bahas Obligasi Daerah & Investasi Publik
- Demi Judol, Pria di Malang Nekat Curi Emas Tetangga yang Sedang Shalat di Masjid
- Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem
- Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah
- Jadi Spider-Man Bukan Jaminan, Tom Holland Curhat Kirim DM Erling Haaland tapi Tak Dibalas
- Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
- Harga Emas Hari Ini 19 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS
- Hasil SEA V Cup 2026: Tekuk Tuan Rumah, Indonesia ke Semifinal Tantang Vietnam
