Kapolda Riau Turun Langsung Pantau Pengambilan Bib dan Racepack RBR 2026

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun memantau pelaksanaan pengambilan body identification number dan racepack Riau Bhayangkara Run 2026. Kegiatan tersebut digelar mulai hari ini, Jumat .
Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung GOR Gelanggang Remaja, Kota Pekanbaru. Turut hadir di lokasi, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan jajaran Forkopimda, serta Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang juga hadir mengambil Bib dan racepack.
Hingga sore ini, tercatat ribuan peserta yang telah hadir mengambil Bib dan racepack. Para peserta yang hadi tidak hanya dari Provinsi Riau tetapi juga dari berbagai wilayah di Indonesia dan juga pelari mancanegara.
Sejumlah stan UMKM ikut meramaikan pengambilan Bib dan racepack di lokasi. Kapolda dan SF Hariyanto juga sempat berkunjung dan membeli merchandise di stan UMKM.
Penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 mendapatkan apresiasi dari Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. SF Hariyanto berterima kasih karena RBR 2026 berhasil mendongkrak perekonomian di Bumi Lancang Kuning, khususnya Kota Pekanbaru.
"Kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolda beserta jajarannya atas terselenggaranya RBR ini, tadi saya mendapat laporan bahwa yang ikut besok total 15 ribu peserta, ini alhamdulillah," kata SF Hariyanto.
Gubernur mengakui penyelenggaraan RBR 2026 berhasil menyedot wisatawan. Hal ini menurutnya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Bumi Lancang Kuning, khususnya Kota Pekanbaru.
"Dampak terhadap perekonomian di Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru, hotel penuh semua, UMKM laku semua, makan laku semua, terima kasih kita ke Pak Kapolda," katanya.
SF Hariyanto ikut merasakan kebanggaan atas penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 ini. Ia mengajak masyarakat ikut menyemarakkan Riau Bhayangkara Run 2026.
Menutup sambutannya, SF Hariyanto mendoakan kelancaran RBR 2026. Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mencegah kebakaran hutan dan lahan yang sejalan dengan tema 'RBR 2026: Riau Melawan Karhutla'.
Sebelumnya: Baleg DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Masuk Prolegnas Prioritas 2026
Selanjutnya: Mengapa Teror di Sekolah Kian Muncul? Sosiolog UNP Soroti Persoalan Lingkungan Sosial yang Tak Sehat
Artikel Terkait
- Dosen ASN yang Viral di Sidang MK Ungkap Alasan Sempat Ingin Tinggalkan Dunia Pendidikan
- Polda Metro Hormati Putusan PN Jaksel Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo
- Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan
- Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
- Ciputra Gandeng Singapore Medical Group, Hadirkan Cancer Center
- Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
- Waka MPR: Pemanfaatan AI bagi Disabilitas Bagian Amanat Konstitusi
- 6 Kebiasaan Sehari-hari Orang Jepang yang Bikin Panjang Umur hingga 100 Tahun
