2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba

“Siti mengalami luka di bagian paha belakang akibat terkena benda tajam, dan Purnama mengalami luka tembak di bagian dada,” ujar Stefanus saat dihubungi, Jumat.
Menurut Stefanus, Purnama dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba di Kabupaten Lembata. Sementara Siti dirujuk ke RSUD Larantuka.
Diberitakan sebelumnya, konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak kembali pecah, Sabtu (18/7/2026).
Ada 2 orang tewas dalam insiden tersebut, dan 2 lainnya mengalami luka berat.
Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan, personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi bentrokan.
Menurut Eliezer, polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan yang melibatkan warga dari dua desa tersebut.
"Data pasti mengenai korban jiwa maupun kronologi kejadian baru akan dirilis setelah proses olah TKP selesai," ujarnya.
Sebelumnya: IPW Apresiasi Sikap Prabowo soal Penanganan Kasus Febrie Adriansyah
Selanjutnya: Warga Pecantilan Cirebon Tak Minta Pindah Provinsi ke Jateng, Hanya Butuh Jembatan Layak
Artikel Terkait
- KPK Panggil Anggota BPK Bobby Terkait Kasus Bupati Muara Enim Pekan Ini
- Prabowo: RI Punya Sistem Perlindungan Sosial, Salah Satu Terkuat di Dunia
- Tak Semua Mobil Bisa Dibuatkan Kunci Immobilizer Cadangan
- Kepergok Main Game Saat Rapat, Camat Madiun Ngaku Buat Hilangkan Penat
- Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan
- Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya
- DKI Mulai Tutup 2 Zona Aktif Bantargebang, Open Dumping Dihentikan Bertahap
- Kesaksian Warga Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Tewaskan 4 Orang
