TNI AU Kasih Paham Akun yang Tanya Kenapa Pesawat Militer Singapura Tak Dihadang

TNI AU menjelaskan alasan pesawat militer Singapura atau RSAF melintas di langit Indonesia. Pesawat itu disebut mengangkut delegasi dari TNI AU dan RSAF.
Penjelasan itu disampaikan TNI AU untuk menjawab salah satu pengguna X yang bertanya kenapa pesawat RSAF tidak dihadang saat melintasi Indonesia. TNI AU mengatakan tidak semua pesawat militer asing merupakan ancaman.
"Kenapa harus dihadang? Jadi begini, pesawat milik RSAF ini sedang membawa delegasi TNI AU dan RSAF yang sedang melaksanakan program exchange officer atau saling berkunjung seperti berita yang baru saja Airmin posting," tulis TNI AU di akun X resminya, Rabu .
TNI AU mengatakan pesawat militer Indonesia juga sering melintasi negara lain untuk tujuan damai, seperti membawa bantuan ke Gaza, Palestina. TNI AU menyebut pesawat militer asing dapat melintas selama ada izin.
"Tidak semua pesawat militer asing yang masuk negara kita merupakan sebuah ancaman, demikian pula pesawat militer kita yang melewati berbagai negara untuk sampai ke Gaza. Selama ada izin dan dimonitor pergerakannya, maka pesawat-pesawat militer negara manapun bisa lewat wilayah udara kita," ujar TNI AU.
Selain itu, TNI AU juga mengunggah informasi soal kegiatan Junior Officer Exchange Program yang dilakukan TNI AU dan RSAF di Singapura. Kegiatan itu ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan perwira muda TNI AU dan RSAF.
"Program pertukaran tahunan ini menjadi sarana bagi perwira muda kedua angkatan udara untuk bertukar pengetahuan, pengalaman profesional, dan mempererat hubungan kerja sama," tulis TNI AU.
Simak juga Video: Panglima Ungkap Data Pelanggar Wilayah Udara RI, AS-India Masuk Daftar
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Pasokan Bio Solar Dipangkas Separuhnya, Antrean Truk di SPBU Bengkulu Sepanjang Ratusan Meter
Selanjutnya: Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat
Artikel Terkait
- Viral Sopir Angkutan Dipalak Modus Tiket Parkir di Tanah Abang Jakpus
- Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
- Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
- Mahalnya Piala Dunia 2026, Biaya Parkir Tembus Rp 12 Jutaan
- Senyum Ibu Yurmina di Balik Dinding Rumah yang Kokoh Direnovasi Warga Binaan
- Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
- Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda
- TNI AD Beri Perawatan dan Pendampingan Medis ke Korban Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
