Perang dengan Iran Makin Panas, AS Tambah Jet Tempur Siluman ke Timur Tengah

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran semakin memanas. AS mempercepat pengiriman pesawat tempur seperti F-16 Fighting Falcon dan F-35 Lightning II ke kawasan Semenanjung Arab atau Timur Tengah.
Dilansir Al Jazeera, Minggu , informasi ini disampaikan sumber internal Pentagon dalam wawancara dengan Air & Space Forces Magazine. Jet tempur yang dikirim adalah F-16 dari Skuadron Tempur ke-480 di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, dan F-35 atau jet tempur siluman dari Sayap Tempur ke-48 di RAF Lakenheath, Inggris. Pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara juga sedang menuju ke wilayah tersebut.
Pemerintahan Presiden AS Donald Trump telah meningkatkan serangan udara terhadap Iran sejak gencatan senjata antara kedua pihak runtuh karena perselisihan mengenai Selat Hormuz. Pasukan AS sejak itu telah menyerang infrastruktur, termasuk beberapa jembatan dan target lainnya di dalam Iran.
AS dan Iran telah saling menyerang selama berminggu-minggu bahkan selama gencatan senjata-AS menyerang situs militer di sepanjang pantai Iran dan Iran menembaki pangkalan AS di Teluk dan kapal-kapal komersial. Namun, AS telah memulangkan kekuatan udara yang telah dikerahkan sejak Januari dan Februari untuk Operasi Epic Fury melawan Iran.
Belasan B-52H Stratofortress, yang dikerahkan ke RAF Fairford, Inggris, untuk serangan terhadap Iran, telah kembali ke AS dalam beberapa minggu terakhir. Sementara, beberapa B-1B Lancer tetap berada di pangkalan tersebut.
Dalam beberapa minggu terakhir, pesawat tempur F-22 Raptor dan F-15E Strike Eagle, serta pesawat serang A-10 Thunderbolt II juga kembali ke pangkalan mereka setelah dikerahkan ke Timur Tengah. Namun, masih banyak pesawat tempur AS yang berada di wilayah tersebut.
Pesawat F-16 dari Skuadron Tempur ke-480 baru-baru ini kembali ke Jerman. Namun hanya beberapa minggu setelah pulang, unit 'Wild Weasels' yang berspesialisasi dalam penindasan pertahanan udara musuh, kembali menuju Timur Tengah.
AS juga telah memberlakukan kembali blokade militer terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan sekarang melakukan serangan udara terhadap berbagai target yang lebih luas di dalam Iran.
Lihat juga Video: AS Hancurkan Jembatan di Iran, Termasuk Kejahatan Perang?
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Kata Pengacara soal Don Ritto: Pakai Rumah Sentul hingga Simpan Emas 74 Kg
Selanjutnya: Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher
Artikel Terkait
- From Local to Global, Banyuwangi Ethno Carnival Pamerkan Budaya-Inovasi
- Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
- Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Bekasi karena TKP Sepi dan Tanpa CCTV
- Aturan Pemerintah soal Penggunaan Gawai di Sekolah, Ini 3 Jenis yang Dibatasi
- Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus
- Berburu Durian Menoreh di Kampung Durian Kulon Progo, Nikmati Langsung dari Kebun
- Masih Buka Peluang Tambah Pemain, Timnas Indonesia Segera Tentukan 23 Nama untuk Piala AFF 2026
- Pemprov DKI Jakarta Buka Seleksi Duta Antihoaks, Khusus Pelajar SMA Negeri
