Harga Beras Naik di Aceh Sepekan Terakhir, Stok Gabah Menipis

“Kenaikan harga beras dipicu dengan kenaikan harga gabah yang dipengaruhi permintaan tinggi dari penggilingan serta terbatasnya pasokan gabah kering panen di sejumlah sentra produksi di Aceh Utara daerah tetangga Lhokseumawe,” katanya.
Untuk permintaan sambung Junaidi, masih relatif stabil. Tidak ada peningkatan pembeli dalam sepekan terakhir.
“Stok beras dari distributor tetap tersedia dan distribusi ke pasar tidak mengalami kendala. Kondisi jual beli masih stabil,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang beras di Pasar Krueng Mane Kabupaten Aceh Utara, Muhammad, menyebutkan kenaikan harga beras karena stok gabah berkurang di Aceh Utara.
“Sekarang sejumlah kecamatan tidak turun ke sawah karena baru selesai direndam banjir pada November 2025 lalu. Banyak sawah rusak. Karena itu, daerah penghasil berkurang, maka beras mahal,” katanya.
Dia berharap, pemerintah memperbaiki sawah yang rusak karena banjir sehingga petani bisa turun ke sawah layaknya sebelum bencana.
Sehingga stok gabah kering giling mencukupi di Kabupaten Aceh Utara. Sebelum bencana, sambung Muhammad, stok gabah Aceh Utara melimpah. Bahkan dijual ke kabupaten lainnya di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
“Stok beras ada dan tersedia. Kalau pun dari Aceh Utara kurang stok, kita bisa beli dari kabupaten lain. Namun harganya jadi mahal. Semoga sawah yang rusak segera diperbaiki agar petani bisa tanam padi lagi,” katanya.
Sebelumnya: Kepergok Curi Kabel Rp 143 Juta, 2 Pria di Cikarang Ditangkap Polisi
Selanjutnya: Duit Korupsi Modal Batu Bara Rp 38,9 M Dipakai untuk Urusan Pribadi Tersangka
Artikel Terkait
- KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
- Pembebasan Lahan Bendungan Bagong di Trenggalek Capai 97,75 Persen, Sisa 41 Bidang
- Dua Penumpang Mobil yang Ditabrak Kereta di Lampung Meninggal Dunia
- Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung
- IHSG Menguat ke 6.108, Investor Asing Catat Net Buy Rp 283 Miliar
- Mau Baca Unggahan Trump Lebih Cepat? Bayar Rp 1,7 Miliar per Bulan
- Tak Ada Ampun, Trump Akan Terus Serang Iran sampai Merasa Cukup
- Toyota Usul Standardisasi Komponen buat Lawan Mobil China
