Sindikat Cewek Open BO Pemeras ASN Paksa Korban Tunjukkan Saldo Rekening

Pria ASN Badan Pertanahan Nasional Nias, Apriaman Lase , tewas setelah melompat dari lantai 12 apartemen di Medan setelah melakukan open BO dengan wanita FR dan JS melalui aplikasi kencan. Korban sempat dipaksa menunjukkan isi saldo banknya oleh pelaku.
Dilansir detikSumut, Kamis , Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky mengatakan korban awalnya memesan salah seorang wanita dari aplikasi MiChat pada 10 Juli 2026, sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, korban berkomunikasi dengan pelaku FR dan menyuruh pelaku untuk datang ke apartemen tempat korban menginap.
Saat bertemu itulah pelaku FR ternyata membawa temannya, yakni pelaku JS. Setelah bertemu, korban tidak mau melakukan hubungan intim dengan FR karena foto di aplikasi berbeda dengan aslinya. Alhasil, korban memutuskan berhubungan badan dengan pelaku JS saja.
AKBP Adrian menyebutkan, setelah berhubungan badan itu, terjadi perselisihan terkait jumlah pembayaran antara korban dan pelaku. Sebab, saat itu, para pelaku memaksa korban untuk membayar uang tambahan sebesar Rp 4,5 juta. Korban pun menolaknya.
Menurut dia, korban pun menolak untuk membayar uang itu karena jumlahnya yang sangat besar. Namun para pelaku terus mendesak korban untuk membayar yang tersebut. Bahkan para pelaku juga memaksa untuk melihat saldo rekening korban di ponselnya.
"Jadi dia memaksa korban untuk menunjukkan saldonya di handphone-nya si korban sambil mendekati korban. Kamar itu ada balkon, balkonnya itu sekitar 1 meter lah jaraknya dari pintu kamar," kata Adrian.
Para pelaku ini terus-terusan mendesak korban untuk membayar uang Rp 4,5 juta itu. Korban pun melompat dari apartemen itu hingga membuatnya kehilangan nyawanya.
Baca selengkapnya di sini.
Lihat juga Video 'Terungkap Motif Pembunuhan Wanita Hamil saat Open BO di Palembang':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
Selanjutnya: 25 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2
Artikel Terkait
- Gerindra Bantah Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum
- Gempa M 5 Terjadi di Wanokaka NTT, Ini Analisis BMKG
- Antisipasi Jules Kounde Hengkang, Barcelona Lirik Bek Tottenham Pedro Porro
- Kemensos-BNN Sinergi Tangani Korban Narkoba, Libatkan Kemenkes-Kemenaker
- Soal Kasus Pemerkosaan di Sampang, Polisi Ingatkan Orangtua Perketat Awasi Pergaulan Anak
- Fakta Baru Kasus Pengadaan Buah MBG Rp 170 Juta, Dua Pihak Merasa Dirugikan
- Sejoli Rampok Rumah di Klaten, Ancam Korban Pakai Parang
- BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG
