Korban Tewas Tabrakan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit Jadi 4 Orang

Korban kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, bertambah. Kini, korban tewas menjadi empat orang.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan hingga saat ini tercatat empat orang meninggal dunia. Selain itu, delapan korban lainnya mengalami luka-luka. Enam korban dirujuk ke RSUP H Adam Malik, sedangkan dua korban menjalani perawatan di Puskesmas Sibolangit.
"Empat orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka-luka dirujuk ke RS Adam Malik, dan dua orang dirawat di puskesmas," kata Ferry dilansir detikSumut, Jumat .
Ferry menyebut kecelakaan tersebut melibatkan sembilan kendaraan, terdiri atas satu truk Fuso yang diduga menjadi penyebab kecelakaan, 2 truk Colt Diesel, 5 minibus, dan 1 sepeda motor.
Sopir truk Fuso yang diduga menjadi penyebab kecelakaan diketahui bernama Ilham . Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
"Saat ini supir diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," ucapnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
Lihat Video 'Momen Mencekam Tabrakan di Sibolangit yang Tewaskan 4 Orang':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Awasi Kasus Febrie, Komisi III DPR Terus Dukung Kerja Kejagung
Selanjutnya: Disebut Perlu Beri Kompensasi Gangguan Layanan Air ke Pelanggan, Ini Penjelasan PAM JAYA
Artikel Terkait
- Groundbreaking PSN Blok Masela, Bahlil: Terkatung-katung 28 Tahun Akhirnya Dimulai
- Saat Mobilitas Masyarakat Kian Dinamis, Akses Pembiayaan Kendaraan Semakin Dibutuhkan
- John Herdman Sanjung Performa dan Kedewasaan Mitchell Baker
- Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Warga Mengungsi di Gereja, Dapur Umum Mulai Didirikan
- Sembilan Kabupaten di Sumsel Siaga Karhutla, Musi Rawas Terbaru
- 2 WNI Disandera di Myanmar, Komisi I DPR Minta Optimalkan Jalur Diplomasi
- Pasokan Air PAM di Cengkareng Jakbar Ditargetkan Kembali Normal 23 Juli
- KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai
