Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Diduga Terima Duit dari Sejumlah Proyek

KPK melakukan operasi tangkap tangan ke Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. KPK mengatakan Ahmad Zaini diduga menerima uang dari sejumlah proyek di Lombok Barat.
"Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin .
Total ada 19 orang yang ditangkap KPK dalam OTT ini. KPK juga menyita barang bukti uang tunai hingga sejumlah dokumen.
"Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan juga beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini," sebutnya.
Kegiatan OTT ini berlangsung sejak Senin pagi ini. Adapun Lalu Ahmad ditangkap di rumah dinasnya.
"Untuk pihak-pihak yang diamankan mulai dari pagi ini termasuk Bupati diamankan pagi ini di rumah dinas. Kemudian, pihak-pihak lain juga diamankan di sejumlah lokasi di wilayah Lombok Barat," ucapnya.
Informasi soal OTT ini sebelumnya dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Namun belum dirincikan siapa saja pihak yang diamankan selain bupati Ahmad Zaini.
"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto ketika dihubungi, Senin .
Pihak yang ditangkap ini masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk mengumumkan status mereka.
Lihat Video 'Bupati Lombok Barat Nobar Final Piala Dunia, Paginya Kena OTT KPK':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Update Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026: Spanyol Teratas, Norwegia Naik Paling Drastis
Selanjutnya: Kakek Tercebur Sumur di Ciseeng Bogor, Keluarga Panik-Lapor Damkar
Artikel Terkait
- Iran Akui Serang 2 Kapal Tanker UEA di Selat Hormuz
- Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi
- Menkop Dialog dengan 10 Asosiasi Desa di RI, Tuntaskan Persoalan KDKMP
- Polda Sumsel Resmi Mengawali Pendidikan Bintara Polri, Diikuti 131 Siswa
- Dinsos Kudus Asesmen Murid SD di Kampung Sosial, Sebut Belum Mengarah Eksploitasi Anak
- Akuisisi Kredit Pensiun SMBC Indonesia, BTN Kedatangan 344.600 Nasabah Baru
- Diduga Bakar Sampah Sembarangan, Lahan 2 Hektare di Parung Panjang Bogor Terbakar
- Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026
