Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan

Kebakaran hebat terjadi di tempat pembuangan akhir Cipayung, Depok. Kebakaran saat ini telah padam.
Kebakaran terjadi pada Kamis pukul 19.30 WIB. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok Reni Siti mengatakan titik api berasal dari timbunan bawah sampah.
"Kejadiannya kalau tadi menurut informasi jam 19.30, ya. Dari bawah kayaknya ," ujar Reni kepada wartawan, Kamis .
Renu mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Saat ini Pemadam Kebakaran melokalisir agar api tidak menyebar.
"Kemudian penyebabnya itu nanti masih kita perlu investigasi dulu ya. Karena kan memang di sini kita sebetulnya ada patroli juga. Nah, jadi kita bisa antisipasi, bisa segera kita lokalisir ya, jadi tidak menyebar," ungkapnya.
Reni mengatakan per pukul 22.52 WIB api telah padam. Saat ini Damkar masih melakukan pendinginan agar tidak timbul percikan api.
"Alhamdulillah sekarang sudah padam, tapi sekarang sedang proses pendinginan, supaya tidak ada percikan api lagi nih, karena pemicunya berarti kan ada. Nanti terus akan kita siram supaya semakin dingin, semakin padam lagi. Karena di dalamnya kita kan enggak tahu ada apa," ungkapnya.
Reni meminta pihak Damkar untuk terus melakukan pendinginan hingga pukul 06.00 WIB besok pagi guna memastikan api telah sepenuhnya padam.
"Dan hari ini kami minta ini tetap disiram sampai pagi. Sampai kita merasa bahwa ini memang sudah aman. Pendinginan tadi kita minta sampai pagi. Nanti pagi nih, sampai jam 6.00 WIB pagi lah supaya kita bisa lebih yakin lagi," tutupnya.
Sebelumnya: Imbas Putusan MK, MUI Dorong Pemerintah Segera Buat Regulasi Turunan Izin Tambang
Selanjutnya: Viral Dosen UPI Diduga Tipu Wanita Rp 100 Juta, Kampus Bilang Begini
Artikel Terkait
- PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
- Imbas WNI Kabur Saat Tur, Kemudahan Visa Korea Selatan Berpotensi Dikaji Ulang
- Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album
- Cek Perbedaan Aplikasi Cek Bansos dan Perlinsos Digital, Termasuk Cara Daftarnya
- Presiden Prabowo Sampaikan Pentingnya Digitalisasi Pemerintah
- Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
- 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2
- Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan
