Waka BGN Ogah Ungkap Harga Motor Listrik di Rapat DPR: Materi Penyidikan

Sejumlah anggota Komisi IX DPR mempertanyakan perihal pengadaan motor listrik pada tahun 2025 yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional . Namun, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari enggan membeberkan secara rinci perihal anggaran motor listrik tersebut.
Agustina awalnya menjelaskan terkait biaya pengadaan motor listrik yang sempat dipaparkannya di awal rapat. Ia mengatakan uang senilai Rp 245 miliar merupakan uang muka yang dibayarkan oleh BGN.
"Nah, kalau yang uang muka sepeda motor tersebut itu adalah uang mukanya saja, Ibu dan Bapak. Jadi Rp 245 miliar itu adalah uang mukanya saja. Pembayaran finalnya ada di tahun 2026," kata Agustina dalam rapat kerja bersama DPR, Rabu .
Agustina mengatakan pihaknya akan memberikan rincian biaya pengadaan motor listrik itu secara tertulis. Ia enggan mengungkapkannya secara langsung di dalam forum rapat DPR.
"Mengenai jumlah berapa harga per unit, kami akan sampaikan dalam jawaban tertulis saja, Ibu dan Bapak, mohon izin," ucap Agustina.
Ia beralasan bahwa persoalan pengadaan motor listrik tersebut saat ini tengah menjadi materi penyidikan aparat penegak hukum. Menurutnya, tidak etis jika rincian tersebut diungkap di ruang publik saat ini.
"Karena ini sudah masuk materi dalam penyidikan oleh Kejaksaan Agung, maka tidak elok juga kalau kami jelaskan secara terbuka di sini," ujar dia.
Simak Video 'BGN Ungkap Uang Muka Motor Listrik MBG Tahun 2025 Rp 243 M':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Prihatin pada Fenomena Pelecehan Terhadap Supremasi Hukum
Selanjutnya: Fadia Arafiq Segera Disidang di Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing
Artikel Terkait
- Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
- AS Bombardir Iran 6 Jam, Teheran Balas Gempur Pangkalan Militer AS
- 3 Zodiak yang Diprediksi Makin Cuan pada 20-26 Juli 2026, Ada Virgo
- Simak! Rekayasa Lalin di Pekanbaru Saat Riau Bhayangkara Run 2026 Besok
- Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
- SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah
- MTrans Pecat Kru Bus yang Diduga Lecehkan Penumpang Saat Perjalanan Malang-Denpasar
- Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi
