TNI AD Beri Perawatan dan Pendampingan Medis ke Korban Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memastikan seluruh korban akibat ledakan Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026), mendapatkan perawatan medis.
Insiden ini mengakibatkan seorang personel meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.
"Sesaat setelah kejadian, satuan segera melakukan evakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat, sekaligus melaporkan secara prosedural dan berjenjang," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, dalam konferensi pers, Kamis.
Menurut Donny, TNI AD juga akan memberikan pendampingan penuh untuk para korban.
"TNI AD telah mengambil langkah-langkah penanganan awal dengan memberikan perhatian dan pendampingan penuh terhadap korban, berkoordinasi dengan rumah sakit," ucap dia.
Donny menyampaikan belasungkawa mendalam untuk keluarga dari prajurit yang gugur akibat insiden ini.
Dia juga mendoakan agar prajurit lain yang masih dirawat bisa segera pulih.
"Serta mendoakan agar seluruh korban saat ini masih menjalani perawatan dan segera diberikan kesembuhan dan dapat pulih kembali seperti sediakala," ungkap dia.
Diketahui, ledakan dahsyat diduga terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) yang terletak di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Hingga kini penyebab ledakan masih didalami.
TNI AD juga mengirim tim investigasi untuk mengusut soal ini.
Sebelumnya: KPK Usul Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD, Ini Tujuannya
Selanjutnya: Bedah Trailer Avengers: Doomsday, Chris Evans Kembali Jadi Captain America
Artikel Terkait
- 5 Destinasi Wisata di Jakarta yang Lagi Hits untuk Liburan Keluarga
- KPK Akan Panggil Suami Bupati Sukoharjo Buntut Dugaan 'Tradisi' Peras Pegawai
- Kisah Cinta Kylian Mbappe yang Mengundang Penasaran
- Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
- Kuwait Klaim Cegat Serangan Drone dari Iran
- Sekolah Sepi vs Sekolah Antre: Pakar Ungkap Alasan Orangtua Pilih Sekolah Bukan Lagi Jarak
- AS Alihkan 2 Kapal Komersial Coba Terobos Blokade Iran
- Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak saat Diduga Diculik di Acara Ultah
