Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa

Nominal tersebut menempatkan Indonesia di atas beberapa negara tujuan wisata lainnya, seperti Kuba, India pada musim tertentu, Djibouti, Saint Kitts and Nevis, Bahrain, Seychelles, Selandia Baru, hingga Kanada.
Besaran biaya ini juga sesuai dengan tarif resmi yang berlaku di sistem e-Visa Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia.
Bhutan dan Ghana Jadi yang Termahal
Euronews mencatat Bhutan menjadi negara dengan biaya kunjungan paling tinggi.
Selain visa senilai 40 dolar AS (sekitar Rp 652.000), wisatawan juga diwajibkan membayar Sustainable Development Fee sebesar 100 dolar AS atau sekitar Rp 1,63 juta per orang setiap malam.
Sementara itu, Ghana mengenakan biaya e-Visa sebesar 260 dolar AS, setara sekitar Rp 4,24 juta, menjadikannya salah satu visa turis termahal di dunia bagi warga Uni Eropa.
Baca juga: Baca juga:Sebelumnya: WNI Kabur saat Tur di Korea Selatan, Astindo Sebut Agen Bisa Diblacklist Kedutaan
Selanjutnya: Riset Terbaru BRIN Ungkap Tata Kota Majapahit di Trowulan
Artikel Terkait
- Ayah Tiri di Sampang Perkosa Anak, Korban Diselamatkan Paman dan Bibi setelah Dituduh Bohong oleh Ibunya
- Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
- Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
- Soroti Perang dan Konflik Global, Prabowo: Bersyukur Kawasan Kita dalam Damai
- Gus Ipul Pastikan Bansos Triwulan III Cair 20 Juli, Diperkuat Pemberdayaan
- Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga
- Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban
- Pengamat Sebut BBM Langka di Sumut Bisa Picu Harga Kebutuhan Pokok Naik jika Tak Segera Teratasi
