Yusril: Kasus Febrie Adriansyah Tak Dibahas Prabowo di Sidang Kabinet

Menteri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan kasus korupsi yang melibatkan eks Jampipdsus Kejagung, Febrie Adriansyah, tidak dibahas dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP).
"Enggak, itu enggak sama sekali dibicarakan dalam sidang kabinet hari ini," kata Yusril usai sidang kabinet yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Yusril mengungkap sidang membahas hari ini soal pengarahan Presiden dan sekaligus juga adalah pelaporan para menteri terkait masalah eksonomi dan investasi.
Dalam rapat sidang kabinet juga membahas soal capaian-capaian yang telah diraih oleh pemerintah dalam pembangunan di dunia pendidikan.
"Sementara hal yang terkait dengan masalah Jaksa Agung, Polisi, itu sama sekali tidak disinggung di dalam rapat kabinet hari ini," tegasnya.
Penanganan kasus Febrie disupervisi KPK
Terkait kasus Febrie, Yusril berpandangan telah melihat suatu perkembangan yang positif.
Sebab, kasus itu sudah mulai ditangani Kejaksaan Agung.
"Dan Kejaksaan Agung sekarang mulai melakukan satu langkah penyidikan lanjutan sebenarnya," tuturnya.
Di kasus itu, menurutnya, KPK juga berperan melakukan supervisi seperti yang telah diatur dalam undang-undang.
"Bahwa meskipun yang menyidik perkara korupsi itu adalah Polisi ataupun Jaksa, tapi KPK itu diberikan kewenangan untuk melakukan supervisi," ujar dia.
Dia berharap penanganan kasus ini dapat berjalan baik dan tepat.
"Dan saya sudah mengatakan, karena sudah diserahkan kepada Kejaksaan Agung, mari kita amati sama-sama, diawasi sama-sama oleh seluruh elemen masyarakat ya," kata dia.
Sebelumnya: Anggaran Bangun Ulang JPO Tendean Belum Ada, Pramono Cari Dana CSR hingga KLB
Selanjutnya: Kakek Tercebur Sumur di Ciseeng Bogor, Keluarga Panik-Lapor Damkar
Artikel Terkait
- Kondisi Kamar Ternyata Bisa Ungkap Kualitas Hubungan, Ini Kata Penelitian
- Didukung Korsel, Charging Station BRT di Bandung Mulai Dibangun
- Duduk Perkara Polisi di Wonogiri Kirim Foto Cabul ke Anak Teman Sejawat, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat
- Pelaku Penembakan Brutal di Bar Canggu Jalani Tes Urine, Ini Hasilnya
- Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 139,6 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 2 Juta Pelaku Usaha
- Burnham Langsung Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris
- Trump: AS Harus Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi, Tanpa Meksiko-Kanada
- Iran Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Terdengar Ledakan
